Pemerintah Menargetkan 100.000 Ha Lahan Digunakan Untuk Jagung

Pemerintah Menargetkan 100.000 Ha Lahan Digunakan Untuk Jagung

BERITAHOKKI.COM – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kramat Raya, Jakarta, pada hari Senin (19/3/2018). Dalam kunjungan tersebut, Amran menjelaskan tentang rencana pemerintah untuk menggenjot produksi jagung nasional.

Menurutnya, pemerintah juga akan menyiapkan 100.000 hektar lahan yang akan digunakan untuk di tanami jagung. Dari lahan seluas itu di perkirakan dapat menghasilkan 500.000 ton jagung.

AGEN POKER & DOMINO ONLINE TERAMAN DAN TERPERCAYA

“Tahun ini di lanjutkan dengan 100 ribu hektar seluruh Indonesia. Jika dapat 100 ribu Insya Allah dapat menghasilkan 500 ribu ton jagung, nilainya sebesar Rp 1,5 triliun sampai dengan Rp 2 triliun. Itu sangat luar biasa untuk umat. Kita akan terus mendorong terus jika perlu kita akan tingkatkan lagi pada tahun depan,” ujar Amran di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, pada hari Senin (19/3/2018).

Menurutnya pemerintah akan terus mendorong investasi dan ekspor jagung sebagai salah satu upaya untuk dapat menggerakkan perekonomian. Selain itu akan di bangun juga gudang – gudang penyimpanan jagung dengan kapasitas 3 juta ton.

Lokasinya di Lampung, Jawa Timur, Bengkulu, Banten, Sumbawa dan Gorontalo. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menambahkan upaya untuk menggenjot produksi jagung tersebut akan di gelar di 22 kabupaten, mulai dari Bengkulu sampai ke Kalimantan Timur.

“22 kabupten, Bengkulu ya bengkulu, ada juga Jawa Timur, Ponorogo, Tuban, Sumatera Selatan, serta Kalimantan Timur Sangata, Kutai Timur,” tambahnya.

AGEN JUDI ONLINE TERAMAN DAN TERPERCAYA DI INDONESIA

Dengan Minimun Deposit Rp 25.000 Anda Dapat Memainkan Berbagai Permainan Online Seperti SBOBET, IBCBET, LIVE CASINO, TOGEL Dan Sebagainya

Ayo Segera Bergabung Di WWW.HOKKIBET.COM Dan Nikmati Promo-Promo Menarik Dari Kami

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *